Sabtu, 04 Juli 2015

DO'A


Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa - H.R. Al Hakim

***

Kebanyakan dari kita mungkin pernah berpikir, aku telah berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah tetapi mengapa doa yang kupanjatkan tak kunjung jua dikabulkan? 

Rasulullah SAW bersabda, “Tiada seorang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa,” (HR. Ath-Thabrani).[1]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa yang tidak mengandung dosa dan tidak pula pemutusan hubungan kekerabatan, melainkan Allah akan memberinya salah satu di antara tiga hal: doanya segera dikabulkan, akan disimpan baginya di akhirat, atau dirinya akan dijauhkan dari keburukan yang senilai dengan permohonan yang dipintanya.” Para shahabat berkata, “Kalau begitu, kami akan banyak berdoa.” Rasulullah menanggapi, “Allah lebih banyak (untuk mengabulkan doa kalian).” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Ya’la dengan sanad jayyid; hadits ini berderajat sahih dengan adanya beberapa hadits penguat dari jalur ‘Ubadah bin Shamit yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim, serta dari jalur Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Ahmad dan selainnya.)[2]

Saudariku, Allah senantiasa mengabulkan doa hamba-hambaNya yang bersungguh-sungguh berdoa kepadaNya. Hanya saja wujud dari terkabulnya doa tak mesti selalu sama seperti apa yang kita pinta. Ada kalanya kita berdoa agar diberi suatu kebaikan maka Allah menyegerakan kebaikan-kebaikan itu saat itu juga di dunia. Ada kalanya kita berharap akan suatu kebaikan namun kebaikan itu tak kunjung juga dirasakan maka ketahuilah bisa jadi Allah menggantinya degan menghindarkan kita dari keburukan-keburukan yang sebenarnya akan menimpa kita. Pun ada kalanya Allah  menggantikannya dengan 'sesuatu' yang lebih baik di akhirat kelak. Dikatakan bahwa andai saja kita tahu bagaimana Allah mengumpulkan doa-doa kita di dunia untuk digantikan di akhirat niscaya kita akan berharap agar doa-doa yang dipanjatkan ditangguhkan seluruhnya sampai di akhirat saja.

Olehnya, jangan pernah jenuh untuk berdoa kepada-Nya. Berdoalah dengan penuh keyakinan. Dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian berdoa kepada Allah maka berdoalah kepada-Nya dengan penuh keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Sesungguhnya, Allah tidaklah mengabulkan doa seorang hamba, yang dipanjatkan dari hati yang lalai.” - H.R Ahmad [3]

***
Diulang tiga kali. Ibnu Mas’ud Radhiyallahu Anhu menyatakan, “Adalah para Nabi AS, apabila beliau berdoa, berdoa tiga kali, dan apabila meminta juga meminta tiga kali,” - H.R. Muslim [4]

[1][4] via@islampos
[2][3] via@muslimah.or.id
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar