Dalam kitab shahih muslim disebutkan seorang buta bernama Abdullah
bin Ummi Maktum mempunyai seorang penuntut untuk menuju masjid setiap
kali suara adzan digemakan oleh sahatat Bilal bin Rabbah. Suatu hari
atas takdir Allah, seorang yang biasa membantu dan menuntut Abdullah bin
Ummi Maktum meninggal dunia. Lalu dia pun menghadap menemui Nabi saw
berkata,”Wahai Rasulullah, aku tidak punya orang yang menuntutku ke
masjid. Lalu ia meminta keringanan untuk diperbolehkan mengerjakan
shalat dirumah. Rasulullah pun mengijinkan. Ketika orang itu pamitan,
beliau memanggilnya, ”Apakah kamu mendengar seruan untuk shalat (adzan)?
Laki-laki itu menjawab, Ya.” Jika demikian jawablah seruan itu!" Sabda
Rasulullah.